Minggu, 08 Desember 2024

Terapi Akupunktur

 

Apa itu Terapi Akupunktur?

Perawatan akupunktur adalah metode penyembuhan, yang sering kali berasal dari bentuk penyembuhan tradisional Tiongkok, di mana jarum tipis dimasukkan ke dalam kulit pada titik-titik tertentu pada kedalaman tertentu, untuk membantu meningkatkan kesehatan tubuh. Konon, metode ini membantu meredakan stres dan rasa sakit pada kasus-kasus tertentu pada seseorang. Akan tetapi, ada banyak manfaat dan risiko akupunktur menurut praktisi pengobatan Barat. Dalam filosofi Tiongkok, akupunktur dianggap membantu menyeimbangkan energi yang mengalir dalam tubuh seseorang, yang sering dikenal sebagai "qi" yang diucapkan sebagai "chi".

Bagaimana Akupunktur Bekerja? 

Karena didasarkan pada konsep aliran energi dalam tubuh, terapi ini bertujuan untuk menyalurkannya dengan cara yang lebih baik, melalui meridian dalam tubuh. Konon, ada sekitar 350 titik tekanan akupunktur dalam tubuh.

Manfaat dan risiko akupunktur akan dinilai oleh ahli akupunktur sesuai dengan rencana tindakan. Tindakan ini sering kali melibatkan berbaring dan memasukkan jarum, tergantung pada penyakit yang diderita ke berbagai bagian tubuh Anda. Tindakan ini akan dilakukan bersamaan dengan saran untuk melakukan pijatan, pengobatan herbal, dan bentuk perawatan lain secara bergantian, sesuai dengan saran ahli akupunktur.Ini dapat diulang, berdasarkan rencana perawatan.

Kondisi kesehatan apa yang dapat diobati dengan akupuntur?

Akupunktur dapat digunakan untuk mengobati sejumlah kondisi. Menurut laporan tahun 1998 dari Organisasi Kesehatan Dunia, uji klinis terkontrol yang dipublikasikan telah menentukan bahwa praktik ini efektif untuk kondisi umum seperti:

Reaksi yang merugikan terhadap radioterapi dan/atau kemoterapi

Rinitis alergi, seperti demam serbuk sari

Depresi

Hipertensi

Sakit lutut

Nyeri punggung bawah

Mual dan muntah

Sakit leher

Nyeri pasca operasi

Peri-artritis bahu

Artritis reumatoid

Terkilir

Pukulan 

Manfaat Akupuntur


Akupunktur memiliki manfaat dan risiko. Seperti yang disebutkan sebelumnya, manfaat akupunktur sangat banyak. Akupunktur terbukti membantu dalam beberapa teknik pengurangan rasa sakit seperti sakit kepala, sakit punggung, dan nyeri lain pada sendi dan otot. WHO juga menyatakan bahwa akupunktur telah terbukti membantu orang pulih dari mual akibat kemoterapi, mempercepat persalinan, dan meredakan rasa sakit yang disebabkan oleh penyakit autoimun seperti radang sendi.

Penelitian juga menunjukkan bahwa orang merasa lebih positif dan segar, serta kesejahteraan mereka membaik karena prosedur tersebut. Karena prosedur ini bersifat holistik, suasana hati seseorang juga dapat membaik. 

Ia juga dapat memperlancar aliran darah dalam tubuh dan mengaktifkan sistem saraf pusat. Pelepasan zat-zat biokimia dapat menimbulkan rasa lega dan rileks.

Risiko Akupunktur

Karena pengobatan akupuntur melibatkan "penusukan" pada kulit, selalu ada ketakutan akan pendarahan bagi orang yang mengonsumsi pengencer darah, atau memiliki kelainan pendarahan.

Jarum yang tidak steril dapat menyebabkan infeksi. Memar pada kulit atau area tempat jarum dimasukkan merupakan risiko umum lainnya bagi pasien.

Beberapa kasus yang sangat langka dapat menyebabkan tertusuknya organ jika jarum dimasukkan secara tidak benar.

Apa yang Diharapkan?

Penggunaan jarum untuk manfaat dan risiko akupuntur akan menyebabkan sedikit ketidaknyamanan saat dimasukkan ke kulit Anda, dan rasa sakitnya dapat bertahan untuk sementara waktu. Selain itu, Anda harus tidak bergerak selama jangka waktu tertentu.

Perkiraan rentang perawatan adalah dari satu kunjungan seminggu, selama beberapa minggu, dengan interval yang bervariasi.Pasca sesi, rasa sakit ringan di tempat pemasangan mungkin akan bertahan selama beberapa hari.

Rabu, 23 Oktober 2024

Terapi Gelombang Kejut (Shockwave Therapy)

     Apa itu Terapi Gelombang KejutTerapi gelombang kejut (shockwave) adalah prosedur non-invasif yang menggunakan gelombang kejut bertekanan tinggi yang ditransmisikan melalui jaringan pada daerah yang sakit dan juga meningkatkan kesembuhan jaringan lunak yang sakit. SWT mengefektifkan mekanisme penghambat nyeri tubuh untuk menyembuhkan bagian yang sakit. Setelah itu tubuh akan mengeluarkan endorfin yang dikenal sebagai hormon pemberi rasa rileks dan dapat menghambat timbulnya kembali rasa nyeri serta melancarkan peredaran darah.


    Alat terapi shockwave radial yang memiliki tekanan hingga 5 bar dan frekuensi tinggi hingga 22 Hz. Alat ini memiliki sistem modular yang dapat diupgrade dengan modalitas terapi fisik lainnya

Siapa yang Perlu Menjalani Terapi Gelombang Kejut dan Hasil yang Diharapkan

    SWT digunakan untuk mengobati berbagai jenis nyeri muskuloskeletal, penyakit, dan gangguan kesehatan, terutama yang menyerang jaringan ikat di tulang. Terapi ini merupakan pilihan pengobatan lanjutan yang akan dipertimbangkan bila pengobatan konservatif  tidak dapat mengatasi nyeri pasien. Pengobatan konservatif misalnya istirahat, terapi es, obat pereda nyeri, suntik steroid, dan fisioterapi.

Walaupun umumnya aman, namun terapi gelombang kejut tidak disarankan bagi:

  1. Anak
  2. Wanita hamil
  3. Pasien yang mengonsumsi obat untuk menghambat pembekuan darah (antikoagulan) dan obat antiplatetet
  4. Pasien yang memiliki tumor tulang dan masalah metabolisme tulang tertentu
  5. Pasien pengidap kelainan saraf dan sirkulasi
  6. Pasien yang memakai alat pacu jantungatau implan alat bantu lainnya
  7. Pasien yang terkena infeksi pada kaki
  8. Pasien yang telah disuntik steroid dalam tiga bulan terakhir

Keunggulan SWT

  1. Merupakan tindakan non invasive
  2. Hampir tidak ada efek samping yang ditimbulkan
  3. Pasien dapat kembali beraktifitas dalam waktu yang sikat
  4. Durasi tindakan yang cepat (5-10 menit) dan pemulihan yang cepat. Pasien dapat kembali beraktifitas dalam waktu yang singkat.
  5. ESWT dapat bereaksi langsung pada jaringan saraf yang akan menghilangkan rasa nyeri.

Masalah Kesehatan yang Membutuhkan Terapi Gelombang Kejut 

  1. Plantar fasciitis atau fasciosis. Kondisi yang ditandai dengan nyeri tajam di tumit karena peradangan plantar fascia, yang menghubungkan tulang dengan jari kaki
  2. Tendonitis Achilles. Kondisi yang disebabkan oleh tendon Achilles yang terlalu sering digunakan. Tendon ini terletak di antara otot betis dan bagian belakang kaki bawah.
  3. Kalsifikasi tendonitis. Nyeri akibat penumpukan kalsium di tendon, yang menimbulkan tekanan dan iritasi
  4. Epikondilitis lateral atau tennis elbow. Kondisi yang ditandai dengan peradangan dan nyeri pada tendon di siku akibat penggunaan berlebih dari otot lengan bawah, lengan, dan tangan.
  5. Morton neuroma. Nyeri pada tumit karena penebalan jaringan ikat di sekitar saraf di antara bagian bawah jari kaki (umum ditemukan pada wanita, biasanya karena sering memakai sepatu hak tinggi atau ketat)
  6. Taji tumit. Nyeri akibat deposit kalsium menonjol di bagian bawah tulang tumit.

Cara Kerja Terapi Gelombang Kejut

    Setelah rekam medis pasien diperiksa, prosedur akan dimulai dengan menandai area tubuh yang sakit dan memicu nyeri. Lalu, gel khusus dioleskan di bagian-bagian tersebut. Alat genggam SWT diatur posisinya untuk memancarkan gelombang kejut di area sasaran terapi. Alat ini akan menghantarkan tekanan udara secara perlahan melalui gel ultrasonik. Prosedur ini membutuhkan waktu sekitar 15 menit.

    Selama prosedur, pasien biasanya merasakan sedikit nyeri. Saat gelombang kejut dipancarkan, spesialis ortopedi dapat mengubah kekuatan gelombang kejut agar pasie tidak terlalu kesakitan. Denyut energi dari gelombang kejut yang dimasukkan ke tubuh akan menirukan proses penyembuhan alami tubuh, sehingga prosedur ini sangat efektif untuk memicu penyembuhan.


    Setelah prosedur selesai, pasien biasanya dapat berdiri dan berjalan seperti biasa. Obat pereda nyeri, obat anti-peradangan, atau terapi es tidak disarankan karena dapat menghambat proses penyembuhan. Pasien dapat langsung melakukan aktivitas sehari-hari, namun harus menghindari aktivitas berat selama 48 jam.

    Kebanyakan pasien mengalami peningkatan signifikan setelah satu sesi saja. Terapi ini memiliki tingkat keberhasilan sekitar 80%,  yang meningkat hingga 90% pada sesi kedua.

Blog Diagram

.   Aliran darah yang kaya nutrisi sangat penting untuk memulai dan mempertahankan proses perbaikan struktur jaringan yang rusak.

.     Penerapan gelombang akustik menciptakan mikroruptur kapiler pada tendon dan tulang.

.  Akibat mikroruptur, ekspresi faktor pertumbuhan seperti eNOS, VEGF, PCNS, dan BMP meningkat secara signifikan.

.  Sebagai hasil dari proses ini, arteriol diremodel, distimulasi untuk tumbuh, dan terbentuk pembuluh darah baru.

  Pembuluh darah baru meningkatkan suplai darah dan oksigenasi pada area yang dirawat, serta mendukung penyembuhan tendon dan tulang yang lebih cepat.

Berapa banyak perawatan yang diperlukan?
Sebagian besar kondisi dapat diobati dengan perawatan 3-5 mingguan.

Apa saja efek samping Terapi Gelombang Kejut?
Secara umum, efek sampingnya sangat minimal. Umumnya pasien mungkin mengalami ketidaknyamanan selama perawatan. Untuk sementara, beberapa pasien mungkin mengalami kemerahan, memar, atau nyeri sementara selama 1-2 hari setelah pengobatan.

 


Terapi Akupunktur

  Apa itu Terapi Akupunktur? Perawatan akupunktur adalah metode penyembuhan, yang sering kali berasal dari bentuk penyembuhan tradisional Ti...